Nu Care LAZISNU PWNU Lampung Laksanakan Monitoring Recovery Fasilitas Umum di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang — Nu Care LAZISNU PWNU Lampung melaksanakan kegiatan monitoring terhadap program recovery fasilitas umum, rumah ibadah, madrasah, dan TPQ di Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam memastikan program berjalan optimal sekaligus mengidentifikasi kebutuhan lanjutan di lapangan.

Monitoring dilakukan oleh tim Nu Care LAZISNU PWNU Lampung bersama perwakilan Nu Care LAZISNU PCNU se-Lampung, didampingi oleh jajaran pengurus PCNU Aceh Tamiang. Turut hadir Rois Syuriah Dr. Mustofa Abdussalam Syah, Tengku Sultan, Tengku Anton, Tengku Zakaria, Ustadz Awaludin, M.Pd selaku tokoh agama, serta Ustadz Aminudin.

Hadir dalam kegiatan tersebut Enny Puji Lestari selaku Direktur Eksekutif Nu Care LAZISNU PWNU Lampung, Ahmad Firdaus sebagai Manajer Wilayah Program dan Pendistribusian sekaligus PIC kegiatan, Aan Meidianto Wakil Sekretaris Nu Care LAZISNU PWNU Lampung, Asep Kurniawan Tim Humas, serta Sri Furyani Tim Media. Dari unsur LAZISNU PCNU turut hadir Muhammad Kabul Muliarto Wakil Ketua LAZISNU PCNU Pringsewu, Ruliyan Widiyasmara Sekretaris LAZISNU PCNU Lampung Selatan, serta Kurniawan Kepala Bidang Divisi Kerja Sama dan Pendistribusian LAZISNU PCNU Lampung Tengah berdasarkan Surat Tugas Nomor 005/LAZISNU-LPG/III/2026.

Ahmad Firdaus menegaskan bahwa monitoring ini bukan sekadar melihat bantuan yang sudah tersalurkan, tetapi juga melakukan peninjauan langsung untuk memetakan kebutuhan riil di lokasi.

“Kegiatan ini bukan hanya memastikan bantuan yang telah tersalurkan berjalan baik, tetapi juga untuk melihat secara langsung apa saja kebutuhan fasilitas umum yang masih perlu ditindaklanjuti. Setelah proses monitoring ini, kami akan menyusun langkah konkret untuk penyaluran bantuan berikutnya agar lebih tepat guna dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Ahmad Firdaus.

Direktur Eksekutif Nu Care LAZISNU PWNU Lampung, Enny Puji Lestari, menambahkan bahwa pendekatan berbasis kebutuhan lapangan menjadi prinsip utama dalam setiap program recovery.

“Kami ingin setiap bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, monitoring ini penting sebagai dasar pengambilan keputusan untuk tahap penyaluran berikutnya,” ungkap Enny.

Puji Raharjo selaku Ketua PWNU Lampung juga menyampaikan dukungannya terhadap langkah strategis ini.

 “Monitoring ini menunjukkan kesungguhan dalam menjaga amanah dan memastikan program berjalan berkelanjutan. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, keputusan yang diambil akan lebih tepat dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Puji Raharjo.

Melalui kegiatan ini, Nu Care LAZISNU PWNU Lampung menegaskan komitmennya untuk terus hadir secara responsif, terukur, dan berkelanjutan dalam mendukung pemulihan fasilitas umum dan kehidupan sosial keagamaan masyarakat Aceh Tamiang.